Uncategorized - December 13, 2019

Pencegahan halitosis

“dilansir dari laman hellosehat.com” ada beberapa tips untuk melakukan pencegahan halitosis agar tidak terjadi. Selain dengan cara rutin membersihkan gigi dengan cara sikat gigi minimal 2 kali sehari pagi dan petang. Beberapa trik berikut bisa kita lakukan jika kita sendiri tidak punya sikat gigi. Berikut diantaranya :

  1. Hindari makanan yang menjadi sumber bau mulut

Aromanya memang begitu wangi apalagi makanan yang memiliki bumbu khas bawang. Akan tetapi, tanpa kita sadari makanan yang mempunyai rasa begitu enak dan aromanya yang menggoda ternyata menjadi salah satu faktor dari bau mulut atau halitosis itu sendiri. Bahkan walaupun kita sudah menggososok gigi ataupun berkumur dengan mouthwash hal itu tetap tidak akan membantu untuk kembali membuat mulut kita segar. Seorang dokter gigi Richard Price sekaligus juru bicara American Dental Association mengatakan bahwa penyebab terjadinya bau mulut sebenarnya terdapat pada makanan yang kita makan. Jadi, jika kita sedang tidak punya sikat gigi maka saya sarankan untuk menghindari beberapa makanan yang menyebabkan mulut kita bau.

  • Mengkonsumsi buah

Selain membantu dalam menjaga kesehatan tubuh kita, ternyata buah adalah salah satu cara untuk melakukan pencegahan halitosis itu terjadi.karena jika kita perbanyak konsumsi buah, otomatis dengan cepat air liur akan semakin meningkat dan hal ini membantu kita untuk membersihkan bakteri yang terdapat pada mulut, sehingga dengan cara perlahan akan membantu mengatasi bau mulut yang kerap terjadi. apalagi jika kita mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, anggur, strobery dan buah-buahan lainnya yang bisa menghasilkan asam pada mulut guna mencegah bakteri yang berkembang biak. Dan kita juga dapat lihat pada kandungan buah apel yang memiliki kandungan polifenol ampuh dalam membasmi bakteri sekaligus membantu hilangkan senyawa atau gas yang berbau seperti balerang pada mulut.

  • Permen karet

Permen karet atau permen lainnya yang memiliki cirihas rasa berbeda-beda ternyata sangat berperan penting pada bau mulut. Sehingga tidak heran jika permen karet menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan halitosis atau bau mulut itu sendiri. Menurut pendiri klinik gigi CityTooth di Minneapolis, Amerika Serikat yaitu drt. Tripti Mrysman mengatakan solusi cerdas jika kita sedang tidak membawa sikat gigi adalah mengkonsumsi permen karet, hal ini membantu menjaga bau mulut agar tidak terjadi. Namun, permen karet rasa mint lebih disarankan ketimbang rasa manis. Sebab, jika permen yang memiliki rasa manis berpengaruh pada bakteri dalam mulut yang mudah memakan kandungan gula pada permen tersebut sehingga akan menghasilkan asam dalam mulut dan hal itu dapat merusak enamel gigi sekaligus menyebabkan aroma nafas tidak sedap.

  • Perbanyak minum air putih

Air putih selain bisa membantu untuk menjaga stamina tubuh, ternyata juga dapat mencegah terjadinya bau pada mulut kita. Hal ini dapat kita ketahui ketika kita bangun tidur ternyata tercium aroma yang begitu menyengat, semua itu terjadi karena faktor dari air liur yang terproduksi sangat kurang sehingga memicu timbulnya pertumbuhan bakteri yang kemudian akan menghasilkan senyawa sulfur (belerang) dan hal inilah penyebab dari bau mulut itu terjadi. maka inilah alasan mengapa air putih dapat membantu melakukan pencegahan halitosis apalagi saat baru bangun tidur.

Karena jika mulut dibiarkan tetap kering sangat membantu bakteri untuk semakin berkembang biak dan dengan cara minum air putih dapat membantu pencegahan bakteri agar tidak semakin berkembang biak dan menyebabkan bau terhadap mulut. Selain beberapa poin diatas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bau mulut itu terjadi. diantaranya, rutin sikat gigi sehari dua kali pagi dan petang. Karena poin yang telah disebutkan tadi bisa dilakukan jika kita lupa membawa sikat gigi baik ketika dalam perjalanan dan lainnya, akan tetapi cara paling ampuh untuk melakukan pencegahan halitosis itu sendiri ada pada kebersihan mulut kita seberapa jauh kita rutin dalam menjaganya. Dan pastikan kita juga mengganti sikat gigi 3-4 bulan atau menggantinya lebih cepat jika bulu pada sikat gigi tersebut sudah mulai tidak nyaman untuk digunakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2020 | Theme By WPHobby. Proudly powered by WordPress